Tag: pala

KEMENTAN DORONG PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING PALA

Jakarta, Media Perkebunan.id Rempah Indonesia pernah berjaya di masa lampau. Bangsa-bangsa asing berdatangan ke kepulauan Nusantara, berburu hasil perkebunan beraroma dan rasa kuat ini. Rempah asal Indonesia menjadi komoditas berharga sangat tinggi di pasar dunia. Saat ini pemerintah terus berupaya untuk mengangkat kembali kejayaan rempah, salah satunya pala. Dalam kunjungannya ke kebun sumber benih pala

PENGENDALIAN OPT TERPADU PADA PALA

Jakarta, Media Perkebunan.id Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) kerap kali menjadi masalah bagi pekebun. OPT ini apabila tak ditangani dengan baik akan berdampak terhadap produksi komoditas perkebunan. Khususnya, pada komoditas pala saat ini banyak serangan penggerek batang, busuk buah basah/krering dan jamur. Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon, Azwin Amir mengatakan, OPT

Eropa Pasar Terbuka Bagi Rempah

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Junaedi mengatakan, peningkatan akses pasar komoditas perkebunan terutama rempah ke Uni Eropa cukup terbuka lebar di tengah peningkatan skala perundingan Indonesia-EU CEPA. “Kesepakatan-kesepakatan yang akan dijalankan dalam perundingan tersebut adalah terkait akses pasar perdagangan barang dan jasa, kepabeanan dan

DITJENBUN BANGUN NURSERY MODERN PALA DI MALUKU UTARA

Salah satu upaya peningkatan produksi pala adalah dengan peremajaan tanaman menggunakan benih berkualitas. Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon, Azwin Amir mengatakan Kementerian Pertanian telah membangun nursery modern untuk melayani kebutuhan benih. Kapasitas nursery modern yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkebunan untuk penyediaan benih Pala di Kota Ternate dan Kota Tidore

BALITBANG KEMENTAN DUKUNG PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PALA

Menurut Syafaruddin, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Kementan, nilai ekonomi pala (Myrisctica fragan) tahun 2018 adalah ekspor 20.202 ton dengan nilai USD111,69 juta. Pala adalah rempah asli Indonesia yang berasal dari Kepuluan Maluku. Sejak jaman Rowani Kuno sudah dikenal sebagai penyedap makanan. Sejak abad 15 sudah masuk dalam perdagangan

Ekspor Pala Ditargetkan Naik Tiga Kali Lipat

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Ekspor pala akan ditingkatkan naik tiga kali lipat dalam empat tahun mendatang. Pala merupakan salah satu komoditas perkebunan yang masuk dalam program peningkatan produksi, daya saing dan nilai tambah (Grasida) selama empat tahun. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono menyebutkan, ekspor pala ditargetkan naik pada 2024 mendatang mencapai 44,4 ribu ton

Diperlukan Teknologi untuk Tingkatkan Produktivitas

JAKARTA, Perkebunannews.com – Diperlukan teknologi yang baik untuk meningkatkan produktifitas karena kepemilikan lahan sebagian besar petani di Indonesia luasannya kecil-kecil. Penerapan teknologi yang baik diharapkan membawa Indonesia bisa kembali merasakan kejayaan produk-produk pertanian yang pernah merajai dunia, seperti lada, pala, vanili dan gula. Hal tersebut dikatakan Chairman Institute for Food and Agriculture Development Studies (IFADS)

EKSPOR PERTANIAN 2020-2024 DITARGETKAN NAIK 3 KALI LIPAT

Menteri Pertanian mentargetkan ekspor hasil pertanian meningkat 3 kali lipat pada periode 2020-2024. Perkebunan yang ekspornya sudah sangat tinggi yaitu Rp325 triliun tidak boleh berhenti disitu saja tetapi harus ikut serta. Dirjen Perkebunan, Kasdi Subagyono, menyatakan hal ini ketika menyampaikan arahan Menteri Pertanian pada Hari Perkebunan ke 62 di Malang, Selasa. “Tentu tidak bisa dilakukan

41 Varietas Perkebunan Disetujui Dilepas

JAKARTA, Perkebunannews.com – Tim Penilai Varietas Tanaman Perkebunan menyetujui 41 calon varietas perkebunan untuk dilepas sebagai benih bina. Sedangkan enam usulan calon varietas ditolak masing-masing tiga benih kelapas sawit, dua benih teh, dan satu usulan varietas abaka. Usulan benih yang ditolak antara lain tiga benih sawit dari PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi karena tidak ada

Ditjen Perkebunan Mendorong Percepatan Investasi

JAKARTA, Perkebunannews.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong masuknya investasi, khususnya komoditas perkebunan. Guna meningkatkan ekspor, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, melakukan percepatan investasi dengan menggelar silarturahmi bersama para calon invesator. Direktur Jenderal Perkebunan, Kasdi Subagyono menyebutkan, saat ini ada 514 calon inverstor yang tertarik berinvestasi di sub sektor perkebunan. “Nilainya cukup tinggi, yakni sekitar Rp

DITJENBUN SIAPKAN PRODUK BERMUTU UNTUK EKSPOR

Direktorat Jenderal Perkebunan mendapat amanat untuk mengakselerasi peningkatan daya saing komoditas perkebunan di pasar internasional melalui ekspor dan kegiatan promosi. Berkaitan dengan hal tersebut, komoditas unggulan perkebunan seperti Pala terus didorong untuk berkontribusi terhadap penerimaan negara dari ekspor. Dukungan Ditjebun dimulai dari hulu yaitu Program BUN 500 yaitu pembagian benih gratis sebanyak 100 juta batang

BUN 500 Juta Resmi Diluncurkan

PALANGKARAYA, Perkebunannews.com – Menteri Pertanian secara resmi meluncurkan Program Benih Unggul Perkebunan (BUN) 500 juta 2019 – 2024. Program penyediaan bibit sebanyak 500 juta ini untuk 10 komoditas meliputi kakao, kopi, karet, kelapa, lada, cengkeh, pala, tebu, teh dan jambu mete. “Alhamdulillah hari ini kita lounching BUN 500. Kita sudah mulai tiga tahun yang lalu