Tag: pala

PROGRAM BUN 500 JUTA SIAP DILUNCURKAN

PALANGKARAYA, Perkebunannews.com – Sebanyak 80.000 benih komoditas perkebunan siap dibagikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam peluncuran program Benih Unggul Perkebunan (BUN) 500 juta Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian di Bukit Batu, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/7). Sejuta benih yang diangkut 70 truk ke lokasi disiapkan dalam peluncuran BUN 500 di Kalteng ini. Ada lima komoditas

MENTAN MINTA PENGEMBANGAN PERKEBUNAN DARI HULU SAMPAI HILIR

Menteri Pertanian Amran Sulaiman minta Ditjen Perkebunan untuk tetap fokus mengembangkan sub sektor perkebunan seperti rempah dan komoditas perkebunan strategis lainnya ke depan. Bahkan pengembangan sub sektor perkebunan diharapkan tak hanya di hulu saja tetapi sampai ke hilir juga. Nilai tambah perkebunan ada di hilir. Program andalan yaitu Ditjenbun yaitu BUN 500 yaitu benih bermutu

NEGARA HARUS HADIR DALAM RISET PERKEBUNAN

Perkebunan adalah penghasil devisa terbesar. Dari nilai ekspor pertanian tahun 2017 sebesar USD33,05 miliar maka 96,36% atau USD31,8 miliar berasal dari perkebunan. Neraca ekspor impor pertanian selalu surplus karena perkebunan. Hampir seluruh produk perkebunan untuk tujuan ekspor. Sayang perhatian pemerintah pada perkebunan masih rendah sekali. Meskipun penghasil devisa terbesar beberapa komoditas produksinya semakin menurun. Saat

DITJENBUN BANTU PEMASARAN PETANI ORGANIK PALA MALUKU

Salah satu tujuan ekspor pala Indonesia adalah Uni Eropa, dengan konsumen terbesarnya yaitu negara Belanda. Data statistik perkebunan mencatat ekspor pala pada tahun 2017 sebesar 19.939 ton dengan nilai USD109.217 . Capaian kinerja ekspor tersebut, masih dapat terus ditingkatkan terutama melalui peningkatan produktivitas dan peningkatan produk perkebunan specialty seperti produk yang sudah mendapatkan sertifikat IG

Rendahnya Produktivitas Lemahkan Daya Saing Perkebunan Rakyat

YOGYAKARTA, Perkebunannews.com – Rendahnya tingkat produktivitas menjadi titik lemahnya daya saing perkebunan rakyat. Padahal dari segi luasan dan volumen, perkebunan rakyat mencapai 63 persen. Efisiensi menjadi kunci mendorong daya saing. Demikian juga dengan ketersediaan benih. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono dalam pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia

Kementan Kucurkan Rp 15 Miliar ke Purwakarta

Purwakarta – Demi menggerakan ekonomi pertanian di Purwakarta maka Kementerian Pertanian mengucurkan Rp 15 miliar. Pemberian bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementan kepada para petani atas prestasinya dalam mempertahankan swasembada pangan dan yang berkelanjutan. Penyuluh dan petani harus tetap bekerja keras dalam mewujudkan lumbung pangan dunia 2045. “Penyuluh dan petani harus memiliki daya saing,

KEMENTAN BAGIKAN BENIH PALA DAN KELAPA DI SUKABUMI

Kementan mengapresiasi Pemda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang sukses dalam mempertahankan swasembada pangan, terutama surplus beras. Sebagai bentuk apresiasi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman datang ke Kabupaten Sukabumi memberi berbagai bantuan. Dalam acara yang dihadiri Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Menteri Pertanian memberi berbagai bantuan baik benih jagung, benih tanaman perkebunan, ayam KUB, kambing, alat mesin pertanian

Tujuh Komoditas Menjadi Prioritas 2019

BOGOR, Perkebunannews.com – Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), pada 2019 memprioritaskan pengembangan perkebunan pada tujuh kemoditas seluas 88.681 hektar (Ha). Ketujuh komoditas itu meliputi pala (27.201 Ha), lada (7.020 Ha), kakao (8.000 Ha), kopi (12.000 Ha), kelapa (14.000 Ha), karet ( 6.010 Ha) dan tebu (14.450 Ha). Meski alokasi anggaran sub sektor perkebunan 2019

Menuju Pengelolaan Pala Papua Berkelanjutan

Bandung, Perkebunannews.com – Dalam upaya mewujudkan pengelolaan pala Papua secara berkelanjutan, Direktur Jenderal Perkebunan, Gubernur Provinsi Papua Barat, Bupati Kabupaten Fakfak, dan Ketua Badan Pengurus Yayasan Penelitian Inovasi Bumi (INOBU) di sela-sela Hari Perkebunan ke-61 di Gedung Sate, Bandung, Senin (10/12). Kesepakatan ini merupakan langkah maju untuk mensinergikan seluruh potensi pala yang ada, mulai dari

Menelisik Pala di Pulau Banda

Pulau Banda – Banda, tidak hanya kaya akan keindahan alamnya tapi juga kaya akan hasil rempahnya seperti pala yang saat ini telah menjadi tumpuan bagi sebagian masyarakatnya selain sebagai nelayan. “Bahkan nama Banda sudah terkenal sebebelum Indonesia merdeka. Ini karena Banda menyimpan hasil rempah seperti pala yang dahulu menjadi perebutan bangsa luar,” kata Direktur Perlindungan

650 Lebih Tanaman Obat Organik Ada di Kampoeng Djamoe

Di atas lahan seluas 10 hektar setidaknya terdapat 650 lebih jenis tanaman obat, aromatik, dan kosmetik di Kampoeng Djamoe, Cikarang, Jawa Barat. “Ini semua (tanaman) organik dan alami. Tidak ada chemical,” ujar Penanggungjawab Kampoeng Djamoe Heru Wardana kepada Perkebunannews.com. Namun jangan salah. Semua tanaman obat yang ditanam di Kampoeng Djamoe milik Martina Berto itu bukan

Pemerintah Mendorong Kejayaan Rempah Indonesia

Pemerintah mendorong terhadap kejayaan rempah Indonesia. Untuk itu pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), pada 2018 mengalokasikan anggaran cukup besar dalam program pengembangan rempah, seperti pala, lada, cengkeh, dan vanili. “Tahun ini saja dukungan pengembangan pala saja sebanyak 32.250 hektar. Ini terbesar sepanjang sejarah. Tidak pernah kita membantu pala sampai puluhan ribu hektar.