LADA

Kenali Lada Putih Malonan, Varietas Unggul Lokal Kaltim

Jakarta, mediaperkebunan.id – Lada putih malonan adalah salah satu varietas lada putih unggulan yang berasal dari Kalimantan Timur. Lada putih ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari varietas lain di Indonesia. Selain itu lada ini aroma khasnya yang tajam, rasa pedas yang kuat, dan kualitas biji yang lebih besar. Lada Putih ini pertama kali di

Kenali Tata Cara Budidaya Lada: Pembibitan sampai Pemeliharaan

Jakarta, mediaperkebunan.id – Pahami tata cara budidaya lada, mulai dari pembibitan hingga pemeliharaan. Tanaman lada merupakan raja rempah rempah yang mempunyai sebutan the king of spice. Tahap utama proses tata cara budidaya lada ialah memilih bibit tanaman lada yang sehat (bebas serangan hama dan penyakit). Dengan catatan bibit tanaman memiliki produktivitas tinggi (selama tiga tahun

Harga Lada Putih Mulai Merambat Naik

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Harga lada putih mulai merambat naik. Di beberapa sentra produksi sempat menyentuh Rp 100.000 per kilogram (kg), bahkan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur harganya mencapai Rp 130.000/kg. Demikian pula di Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat naik hingga Rp 100.000/kg. “Alhamdulillah dalam minggu ini harga lada yang kami jual sudah tembus Rp100.000

Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih untuk Olahan Makanan

Perbedaan lada hitam dan putih sangat terlihat dari segi warnanya. Lada putih atau yang biasa dikenal dengan merica mempunyai warna yang lebih terang dibandingkan lada hitam.  Tak hanya itu, perbedaan lada hitam dan lada putih juga terletak pada aroma, rasa, penggunaan dan manfaatnya. Mari simak artikel ini untuk mengetahui perbedaannya agar dapat mengaplikasikannya lebih baik

IKM Hilirisasi Lada Tingkatkan Nilai Tambah

Jakarta, mediaperkebunan.id – Rempah-rempah Indonesia telah menjadi komoditas perdagangan internasional, yang sekaligus membuat Indonesia diperhitungkan sebagai jalur rempah dunia. Rempah segar dari berbagai wilayah Nusantara, seperti lada, pala, cengkeh, jahe, kayu manis, dan vanili banyak diminati konsumen mancanegara dan tren nilai ekspornya terus meningkat. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) bahkan mencatat

Pengembangan Lada Didorong Agar menjadi Pemain Utama

Jakarta, mediaperkebunan.id – Sejak akhir abad ke-16, Indonesia telah menjadi pemasok penting bagi perdagangan lada dunia. Hingga saat ini, lada masih menjadi salah satu penyumbang devisa negara terbesar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor lada periode2018–2022 menembus USD 775 juta. Volume perdagangan rata-rata mencapai 45 ribu tonpada periode tersebut. Direktur Jenderal Perdagangan Internasional, Kementerian

Kemendag Perkuat Ekspor Lada Putih Muntok ke Pasar Global

Jakarta, mediaperkebunan.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) menggandeng Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk memperkuat ekspor lada putih muntok ke pasar global. Apalagi dengan sertifikat indikasi geografis (IG) yang dimiliki, memberikan nilai tersendiri bagi lada putih muntok Bangka Belitung. Direktur Jenderal PEN Kasan Muhri memaparkan sejumlah strategi yang siap

Produksi Lada 2024 Ditargetkan Naik 154 Persen

JAKARTA, Perkebunannews.com – Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, terus berupaya meningkatkan produksi lada melalui Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing (Grasida). Dalam empat tahun ke depan atau 2024, produksi lada ditargetkan mencapai 138.03 ton atau meningkat sebesar 154 persen. Sedangkan pada 2020 ini produksi lada ditargetkan sebesar 98,67 ton. produksi 2019 mencapai 89,70

JAGA LADA INDONESIA

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menyatakan lada merupakan komoditi yang seksi sehingga diminati orang tetapi malah kalah bersaing dengan negara lain. Banyak lada yang direekspor kembali ke sini. Ketika menghadiri konperensi spices dunia di Jaipur India ternyata lada Indonesia tidak kalah mutunya dari negara lain. Lada bagus Indonesia ini sekarang di manfaatkan negara lain. Sejak

LADA BABEL KEKUATAN NASIONAL

Bangka Belitung termasuk provinsi yang perekonomianya tergantung pada perkebunan. Pada daerah-daerah seperti ini seharusnya dinas perkebunan tetap berdiri tidak bergabung dengan dinas lain. Karena itu kepada bupati-bupati yang ekonominya sangat tergantung pada perkebunan, Dirjen Perkebunan, Bambang, minta supaya dinas perkebunan tetap berdiri. Hal ini disampaikan Dirjenbun pada rakortas provinsi dan kab se Bangka Belitung. Di

LADA, CENGKEH DAN PALA SEDANG BOOMING

Saat ini tiga komoditas rempah sedang naik daun yaitu lada, pala dan cengkeh. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Pusat Penelitian Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menjadikan tiga komoditas ini sebagai prioritas utama program-program penelitian. Agus Wahyudi, Kepala Balittro menyatakan hal ini kepada Perkebunannews.com. Lada sudah lima tahun terakhir harganya sangat baik. Gairah

Indonesia Perlu Gernas Lada

Pemerintah pusat begitu perduli terhadap penyelamatan kakao Indonesia, pada tahun 2015 yang lalu melalui APBN digulirkan anggaran hingga 1Triluyn, dan dari tahun 2009 sampai dengan 2014 pemerintah melaksanakan program gernas kakao. Hanya perhatian itu sepertinya tidak terlihat pada komoditas lain. Lada sebamana kakao juga saat ini tengah menghadapi tekanan berat terutama penyakit busuk pangkal batang