Tag: kakao

FP2SB: Buat Satu Data Kakao yang Akurat

Tangerang, mediaperkebunan.id – Masalah utama kakao Indonesia adalah sulit membuat kebijakan yang tepat karena data masing-masing kementerian/lembaga berbeda-beda. “Kalau data saja sudah berbeda-beda bagaimana membuat kebijakan yang tepat. Sebaiknya semua pemangku kepentingan berkumpul untuk mencapai satu data kakao,” kata Achmad Manggabarani, Ketua Umum Forum Pengembangan Perkebunan Strategis Berkelanjutan pada Hari Kakao Indonesia. Misalnya data yang

Indonesia Net Importir Kakao, Pelaku Usaha Beri Strategi

Jakarta, mediaperkebunan.id – Indonesia saat ini tercatat sebagai net importir kakao dengan angka mencapai 271.000 ton, yang berdampak pada pengurasan devisa. Para pelaku usaha kakao melalui Dewan Kakao Indonesia menyarankan perbaikan kakao dengan memanfaatkan dana dari Badan Pengelolaan Dana Komoditas Perkebunan (BPDPKS). Dalam merespon krisis kakao nasional, Presiden Joko Widodo menugaskan Badan BPDPKS untuk melakukan

Benih Kakao Bakal Ditambah untuk Pacu Produksi

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Benih kakao bakal ditambah untuk memacu produksi. Saat ini hanya tersedia sekitar 2 juta benih. Dibutuhkan sebanyak 800 juta benih kakao untuk mendongkrak produksi. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat kunjungan pembangunan Tahap 2 di Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH), Humbang

Butuh Strategi Jitu Masuk Pasar Arab Saudi

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Butuh strategi yang jitu untuk meningkatkan produk perkebunan masuk pasar global maupun Arab Saudi. Promosi produk perkebunan harus terus didorong. Demikian dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) Prayudi Syamsuri. “Butuh strategi tepat jitu untuk meningkatkan produk-produk kita masuk pasar global maupun pasar Arab Saudi,” ujarnya.

RHS Klon Kakao Unggul Baru

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Klon RHS disetujui Tim Penilai Varietas Tanaman Perkebunan, Kementerian Pertanian, untuk dilepas sebagai klon unggul baru. Untuk meningkatkan produksi kakao, petani kini mempunyai pilihan dalam merehabilitasi tanamannya seperti sambung pucuk. Klon RHS merupakan usulan dari Pusat Riset Tanaman Perkebunan-Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerjasama dengan Cocoa

Naiknya Harga Biji Kakao tak Dinikmati Petani

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Melambungnya harga biji kakao di pasar global tidak banyak dirasakan semua petani kakao di Indonesia. Karena sebagian gagal panen akibat dampak El Nino yang masih dirasakan. Demikian diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI, Arief Zamroni. Menurutnya, naiknya harga biji kakao di pasar global semestinya bisa dinikmati petani kakao di Indonesia.

Kementan Setujui 21 Usulan Vareitas Perkebunan

SURABAYA, mediaperkebunan.id – Tim Penilian Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) menyutujui 21 usulan varietas tanaman perkebunan untuk dilepas. Ke-21 usulan itu masing-masing kelapa, kakao, kelapa sawit, tembakau, dan sagu. Dalam sidang putusan TPV yang diketuai Hendratmo Bagus Hudoro, ini memeriksa sepuluh proposal usulan lima varietas. Pertama, usulan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu

Hore! Harga Kakao Non Fermentasi Maret 2024 Naik Tajam  

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga biji kakao non fermentasi menunjukkan kenaikan tajam di beberapa sentra produksi kakao di Indonesia pada Bulan Maret 2024. Berikut laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), periode Meret 2024 berdasarkan harga tingkat produsen. Di Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) harga biji kakao non fermentasi naik dari

Harga Referensi Biji Kakao Maret 2024 Meningkat

Kemendag mencatatkan harga referensi biji kakao pada bulan Maret tahun 2024 meningkat sebesar 24,18% pada Maret 2024. Harga referensi biji kakao telah ditetapkan menjadi USD 5.396,52 per metrik ton atau naik sebesar USD 1.050,83 dari bulan Februari.  Harga ini kemudian berdampak pada kenaikan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada bulan Maret 2024 sebesar 25,47%