Tag: kakao

Harga Kakao Non Fermentasi Mulai dari Rp 20.000

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao non fermentasi masih beragam di berbagai sentra utama produksi kakao di seluruh Indonesia. Berikut harga kakao berdasarkan tingkat produsen berdasarkan laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), periode Januari 2024. Di Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) harga kakao fermentasi pada Januari Rp 43.000 per kilogram

SAWIT DAN KARET PICU KENAIKAN NILAI TUKAR PETANI TANAMAN PERKEBUNAN RAKYAT

Jakarta, Mediaperkebunan.id Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Delapan Varietas Perkebunan Baru Disetujui Dilepas

DEPOK, mediaperkebunan.id – Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan menyetujui melepas delapan varietas terbaru tanaman perkebunan yakni Pinang Wangi PWS, empat kelapa sawit Musim Mas GS, dua tembakau Kemloko, dan klon kakao BB1. Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester II Tahun 2023 dibuka Ketua TPV Tanaman Perkebunan Gunawan. Sidang pemeriksaan selama dua hari dipimpin Edi

Harga Kakao Oktober Fluktuasi

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao fermentasi dan non fermentasi bergerak fluktuasi selama September – Oktober 2022 di beberapa sentra produksi kakao nasional. Di beberapa sentra kakao, harga kakao fermentasi anjlok, seperti di Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumbar) dari Rp 36,500 per kilogram (Kg) melorot menjadi Rp 29,815/Kg. Di Kabupaten Pesawaran (Lampung) juga sama dari Rp

Cara Kementan Tingkatkan Produktivitas Perkebunan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya tingkatkan produktivitas tanaman bernilai ekspor, khususnya komoditi perkebunan. Ada tiga strategi untuk menuju kondisi ideal agar terus berjalan yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Andi Nur Alam Syah menyebutkan, ada tiga strategi menuju kondisi ideal. Pertama, peningkatan produktivitas untuk jangka pendek melalui Intensifikasi yaitu bantuan

Benih Jadi Penentu Produktivitas Tanaman

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Direktorat Jenderal Perkebunan mencatat, luas areal kebun rakyat yang perlu diremajakan/ direhabilitasi karena tanamannya sudah tua dan/atau rusak sangat luas, yaitu mencapai 1,742 juta hektar (Ha) atau 11,2% dari luas perkebunan rakyat strategis nasional. Bibit menjadi penentu dalam kelangsungan produktivitas dan kualitas tanaman. “Dalam pelaksanaan peremajaan tanaman perkebunan, bibit atau bahan tanam

GAPPERINDO : JADIKAN PUSAT PENELITIAN DIBAWAH KOMANDO PRESIDEN

Jember, Mediaperkebunan.id Negara-negara produsen besar pangan dunia menempatkan peneliti sebagai garda terdepan supaya hasil risetnya bisa menjaga keberlanjutan produksi pangan. Peneliti hanya melakukan riset tanpa disibukkan masalah ekonominya. “Negara hadir merangkul peneliti-peneliti itu supaya fokus pada riset. Kebutuhan hidup mereka menjadi urusan negara,” kata Ketua DPP GAPPERINDO (Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia)/Ketua Umum GAPPERINDO Jawa

Mendorong Perkebunan Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Bogor, mediaperkebunan.id – Menurut catatan Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) bahwa, Luas areal perkebunan nasional kita mencapai 27,5 juta hektar dengan areal perkebunan rakyat 17,8 juta hektar atau atau 65 persennya. Artinya dengan mendorong sektor perkebunan sama saja dengan mendorong ekonomi kerakyatan. Namun demikian perkebunan rakyat masih menghadapi berbagai tantangan antara lain adalah produktivitas komoditas,

TAHUN 2021 PENGEMBANGAN KAWASAN KELAPA TERBESAR, TAHUN 2022 KOPI

Jakarta, Mediaperkebunan.id Tahun 2021 kegiatan terbesar Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan, dari sisi luas lahan adalah kawasan kelapa dengan luas 10.637 ha dan anggaran Rp65,74 miliar. Terdiri dari reguler 1.280 ha anggaran Rp4,28 miliar dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 9.357 ha dengan anggaran Rp61,45 miliar. Heru Tri Widarto, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar

Harga Kakao Oktober

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao fermentasi dan non fermentasi bergerak naik turun pada minggu I Oktober 2021 di beberapa sentra produksi kakao nasional. Berikut harga kakao berdasarkan harga produsen dari laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan). Untuk harga kakao fermentasi di Lima Puluh Kota (Sumbar) Rp 30.000 per

Harga Kakao Minggu I September

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao fermentasi dan non fermentasi naik tipis pada minggu I September 2021 di beberapa sentra produksi kakao nasional. Berikut harga kakao berdasarkan harga produsen dari laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan). Untuk harga kakao fermentasi di Lima Puluh Kota (Sumbar) Rp 30.000 per kilogram