Jakarta, mediaperkebunan.id – Komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar wilayah operasional kembali ditegaskan oleh Minamas Plantation. Melalui anak usahanya, PT Budidaya Agrolestari (PT BAL), perusahaan resmi melakukan penandatanganan Akad Kredit Pembiayaan Kebun Plasma Koperasi Binjai Jaya Abadi yang bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia.
Kerja sama pembiayaan ini mencakup pembangunan kebun plasma seluas kurang lebih 292,48 hektare (Ha) yang akan memberikan manfaat langsung kepada 408 pekebun di Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Acara penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PT BAL Yustinus Lembang Setyo Putro bersama tim dari Head Office Jakarta serta Region Kalimantan Tengah & Barat. Turut hadir Head of Corporate Business Bank Muamalat Indonesia Fajar Kurniawan beserta jajaran, serta Ketua Umum Koperasi Binjai Jaya Abadi Teklau bersama seluruh fungsionaris pengurus dan pengawas koperasi.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT BAL, Yustinus Lembang Setyo Putro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan program kebun sawit plasma ini.
“Perjalanan hingga mencapai tahap akad pembiayaan tentunya memerlukan kerja keras, koordinasi yang baik, serta komitmen yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat. Bagi PT BAL, program plasma bukan sekadar pemenuhan kewajiban kemitraan, melainkan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Yustinus.
Yustinus juga menambahkan bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi mitra strategis. Ia pun memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bank Muamalat Indonesia atas kepercayaan yang diberikan.
“Dukungan sektor perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa program plasma dapat berkembang secara sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak,” imbuhnya.
Ketua Umum Koperasi Binjai Jaya Abadi, Teklau, menyambut baik momentum ini. Menurutnya, momen penandatanganan akad kredit ini sudah sangat dinantikan oleh seluruh anggota koperasi.
Ia berharap hubungan kemitraan dengan PT BAL dapat terus ditingkatkan demi mencapai tujuan utama, yaitu mendongkrak kesejahteraan ekonomi para pekebun yang tergabung dalam program plasma tersebut.
Sementara itu, Head of Corporate & Commercial Business 3 Bank Muamalat Indonesia, Fajar Kurniawan, menyatakan antusiasme yang tinggi atas kolaborasi bersama Minamas Plantation melalui PT BAL.
Tak berhenti di Koperasi Binjai Jaya Abadi, Fajar membeberkan bahwa Bank Muamalat Indonesia juga berencana memperluas jaringan pembiayaannya ke koperasi mitra strategis PT BAL lainnya.
“Bank Muamalat Indonesia juga berencana akan memberikan pembiayaan untuk Kebun Plasma dari Koperasi Mitra Usaha Tani Sejahtera (MUTS) yang juga merupakan mitra strategis dari PT BAL,” ungkap Fajar.
Bagi PT BAL, langkah konkret ini merupakan bagian dari kelanjutan proses pemenuhan kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS).
Langkah ini sejalan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, khususnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 tentang FPKMS, yang mewajibkan perusahaan perkebunan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat guna terciptanya iklim industri sawit yang inklusif dan berkelanjutan.