Jakarta, mediaperkebunan.id – Dengan semangat gotong-royong, Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI), baik di tingkat pusat maupun daerah, tengah menyiapkan lahan seluas lebih 50 hektar (Ha), untuk dijadikan kawasan terpadu pengembangan komoditas kelapa.
“Kita siapkan lahan lebih dari 50 Ha, mungkin 53 atau 54 Ha, di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), untuk kita jadikan kawasan terpadu pengembangan kelapa yang berbasiskan para petani,” ucap Ketua Umum DPP APKI, Suprihadiono, kepada Mediaperkebunan.id, Selasa (29/4/2025).
Tentu saja, sambung Suprihadiono, DPD APKI Cabang Provinsi Sumut dan para petani kelapa setempat memiliki peranan penting dalam pengelolaan kawasan terpadu kelapa tersebut nantinya.
Dia menjelaskan, pengembangan produk hilir berbasis kelapa di kawasan terpadu tersebut akan melibatkan para petani melalui pembentukan koperasi dan atau pun badan usaha yabg berbasis desa atau melibatkan masyarakat lokal.
Dengan demikian, Suprihadiono mengatakan pelibatan para petani kelapa dan masyarakat sekitar di kawasan terpadu itu akan dimulai dari hulu hingga hilir, dan berpotensi menyerap sejumlah tenaga kerja.
“Banyak produk yang bisa dihasilkan dari kelapa di kawasan terpadu ini nantinya, seperti virgin coconut oil (VCO), minyak goreng berbasis kelapa, dan mungkin saja kita ciptakan briket atau arang dari tempurung kelapa” kata dia lagi.
APKI, ungkap Suprihadiono, telah melakukan konsolidasi internal terkait rencana pengembangan kawasan terpadu kelapa di Provinsi Sumut tersebut. Pihaknya juga membangun komunikasi dengan berbagai kementerian dan lembaga (K/L) di lingkungan pemerintah pusat.
“Beberapa waktu yang lalu kami sudah berkomunikasi dengan dengan kementerian koordinator (Kemenko) dan beberapa kementerian lainnya,” ungkap Suprihadiono.
Jalinan komunikasi juga mereka jalin dengan pihak Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) selaku badan yang mendukung kemandirian dan kesejahteraan petani kelapa sawit, kakao, dan kelapa.
“Dan dalam waktu dekat juga saya diundang pihak Kemenko Bidang Pangan. Jadi, kami pastikan bahwa semua program kami berbasiskan petani kelapa dan selaras dengan program pemerintah,” tegas Suprihadiono selaku Ketua Umum DPP APKI.