Tag: tebu

SugarCo Kembangkan Ekosistem Digital Tebu Rakyat

Jakarta, mediaperkebunan.id – Peran petani dalam upaya mencapai swasembada gula sangat signifikan karena memiliki 59% areal tebu nasional. Sesuai dengan penugasan pemerintah lewat Peraturan Presiden nomor 40 tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bietanol sebagai Bahan Bakar Nabati yang merupakan road map untuk swasembada gula dan peran PTPN sangat krusial, PTPN lewat

Strategi PTPN III Holding Perkuat Tebu Rakyat

Jakarta, mediaperkebunan.id – Dalam upaya pencapaian swasembada gula, PTPN III Holding berperan sebagai pilar strategis dan mengumumkan strategi untuk perkuat tebu rakyat. Lewat PT Sinergi Gula Nusantara (SugarCo) membuat 5 strategi penguatan tebu rakyat. Mohammad Abdul Ghani, Dirut PTPN III Holding menyatakan hal ini. 5 strategi penguatan tebu rakyat oleh PTPN III Holding adalah :

Terapkan Kebijakan Ini, Swasembada Gula Konsumsi Tercapai 3 Tahun ke Depan

Jakarta, mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya pencapaian swasembada gula konsumsi melalui berbagai program. Pogram tersebut antara lain adalah intensifiasi dan ekstensifikasi, perbaikan sistem pembelian tebu petani, dan mendorong kemitraan petani dengan pabrik gula. Produksi gula Indonesia selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan lebih dari 3,5 persen per tahun sampai mencapai 2,27 juta

GAPGINDO: Sisi Mikro Pabrik Gula di Jawa dan Luar Jawa (3)

Jakarta, mediaperkebunan.id – Masuk ke bahasan sisi mikro pabrik gula di Jawa dan luar Jawa, sampailah kita ke babak akhir dari gagasan Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO) bertajuk “Merajut Ulang Kemandirian Pergulaan Nasional: ‘Kini Saatnya; atau Tidak Akan Pernah Lagi’”. Bagia pertama dan kedua telah kami unggah sebelumnya. Pulau Jawa telah menjadi sentra industri gula

GAPGINDO: Tantangan Pabrik Gula Berbasis Tebu dan Peran Pemerintah (2)

Jakarta, mediaperkebunan.id – Tantangan pabrik gula berbasis tebu merupakan suatu hal yang memerlukan perhatian khusus. Tulisan ini merupakan kelanjutan dari artikel Merajut Ulang Kemandirian Pergulaan Nasional (1) yang merupakan hasil dari buah pikir Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO). Sebelumnya, GAPGINDO telah memaparkan bagaimana kondisi industri gula Indonesia. Kini, saatnya membahas tantangan industri gula Indonesia dan

BAPANAS: HAP Gula Rp14.500 Buat Petani Tebu Jadi Semangat

Jakarta, mediaperkebunan.id – Penetapan Harga Acuan Pembelian (HAP) merupakan komponen utama dalam peningkatan produksi gula secara terpadu. HAP gula harus menguntungkan petani sehingga mereka semangat. Saat ini dengan HAP gula konsumsi hasil relaksasi tingkat produsen Rp14.500, membuat petani jadi semangat menanam tebu. Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional menyatakan hal ini. Masalahnya dengan rendemen

PG BUMN Diminta Serap Gula Petani Rp14.500 per kg

MAJALENGKA, mediaperkebunan.id – Seluruh Pabrik Gula (PG) di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didorong dapat menyerap produksi gula dari petani dengan harga Rp 14.500 per kilogram (kg), sehingga petani terus meninkgatkan produktivitasnya dalam menghasilkan tebu sebagai bahan baku dalam memproduksi gula. “Pesan saya kepada Direktur PG Jatitujuh membeli tebu gulanya petani minimal Rp

OPENING  BUKA GILING PT KEBUN TEBU MAS MITR PHOL TAHUN 2024

Lamongan, Mediaperkebunan,id Kebun Tebu Mas (KTM) Mitr Phol, tanggal 14 Mei 2024 melakukan buka giling  tebu dari petani mitranya. Pembukaan Giling  mengusung Tema “Dengan semangat Sinergitas Dan Profesional Mitr Phol KTM dan Petani Siap Sukseskan Giling 2024 Untuk Meraih Kesejahteraan Dan Kemajuan Bersama”. Buka Giling  diharapkan mampu menjadi sarana menjalin sinergi antara perusahaan dengan petani

PERAGI , MENCAPAI SWASEMBADA GULA BERBASIS ILMIAH

Bogor, Mediaperkebunan.id Salah satu kunci mencapai swasembada gula adalah berbasis ilmiah (scientific), karena bukan hanya target swasembada saja tetapi harus berdaya saing. “Budidaya tebu melibatkan banyak petani, sehingga harus berdaya saing. Budidaya tebu harus menguntungkan petani sehingga harus ada keberlanjutan. Kalau tidak maka petani akan menanam komoditas lain sehingga pencapaian swasembada gula akan sulit tercapai,”kata

BAPANAS RELAKSASI HARGA ACUAN PEMBELIAN GULA TINGKAT PRODUSEN

Jakarta, Mediaperkebunan.id – Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melakukan reklasasi Harga Acuan Pembelian (HAP) gula di tingkat produsen sebesar Rp14.500/kg. Hal ini dilakukan dengan mencermati kenaikan harga pokok produksi tebu petani dan upaya antisipasi menjelang musim giling tebu. Demikian isi surat Bapanas nomor 346 tanggal 3 Mei 2024 yang ditandatangani Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan,