Tag: kakao

KAKAO DAN KOPI INDONESIA LEBIH BERPELUANG ISI PASAR EROPA

Jakarta, Mediaperkebunan.id EU Green Deal memasukkan empat komoditas perkebunan yaitu kakao, kopi, karet dan kelapa sawit sebagai produk yang berisiko merusak hutan dan lingkungan (Forest and Ecosystem Risk Commodities (FERC)). Konsekuesnsinya persyaratan 4 komoditas ini untuk masuk ke UE akan semakin ketat, juga aspek keterlacakan dari hilir sampai ke hulu. UE juga mewajibkan petaninya mengurangi

Sambut Dirgahayu RI, Perkebunan Ekspor 564,6 Juta Ton

Tanjung Perak, mediaperkebunan.id – Dilokasi pelepasan ekspor Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa nilai total ekspor dalam kegiatan yang bertajuk Merdeka Ekspor Pertanian Tahun 2021 tersebut mencapai Rp7,29 triliun. “Ekspor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebesar 627,4 juta ton, nilainya Rp 7,29 triliun, meliputi komoditas yang pertama perkebunan 564,6 juta ton, tanaman pangan

Permintaan Pasar Biji Kakao Besar

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian mendorong para petani dan pengusaha agar menyesuaikan pangsa pasar internasional sehingga produk pertanian dalam negeri bisa mendapatkan harga jauh lebih bagus. Salah satunya permintaan biji kakao di pasar global besar sekali “Coba kita bayangkan, permintaan biji kakao di pasar internasional besar sekali. Tetapi sebagian besar yang mengekspor kakao kita dipunishment

Standar Mutu Perkebunan Terus Ditingkatkan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Dalam upaya menggenjot ekspor komoditas perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan peningkatan standar mutu komoditas perkebunan. Upaya itu meliputi peningkatan mutu bahan olah karet (Bokar), bimbingan teknis petani lada, pala, kopi dan kako. Demikian dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementan, Dedi Junaedi kepada Mediaperkebunan.id. “Kami

Gerakan Perlindungan Perkebunan Lewat Solid

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Solid (Sobat Perlindungan) menjadi salah satu program Direktorat Perlindungan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) guna membantu petani. Lewat Solid diharapkan terjadi integrasi semua kegiatan perlindungan, baik pengendalian OPT, dampak perubahan iklim, desa organik, kebakaran lahan dan kebun menjadi satu. “Solid artinya kompak,” kata Direktur Perlindungan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementan, Ardi Praptono.

Pestisida Sarana Penting Perlindungan Tanaman

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Pestisida merupakan sarana perlindungan tananam yang sangat penting dalam sistem produksi pangan. Namun jika tidak digunakan secara benar dapat merugikan kesehatan dan lingkungan. Hal tersebut dikatakan Direktur Pupuk dan Pestisida mewakili Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Muhammad Hatta, dalam seminar nasional bertajuk “Tinjauan Aspek Ekonomi, Kesehatan, Keamanan, dan

Ditjenbun Fokuskan Komoditas Utama

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Menyusul terbatasnya anggaran, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), memfokuskan program pengembangan pada komoditas utama, seperti kopi, kakao, kelapa, jambu mete, karet, dan sagu. Diharapkan target produksi tercapai “Karena terbatasnya anggaran. Kami fokuskan pada pengembangan komoditas utama seperti kopi, kakao, kelapa, karet, dan sagu,” ujar Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan,

USAHA TANI KAKAO MASIH MENJANJIKAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Usaha tani kakao saat ini masih menjanjikan. Meskipun saat ini harga kakao di Jawa Rp20.000-21.000 kg yang non fermentasi, tetapi masih mampu memenuhi kebutuhan hidup petani. Hasnan Adnan Zein, petani kakao milenial pengurus Asosiasi Petani Kakao Indonesia yang sering ditugakan menjadi pendamping petani kakao di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur menyatakan hal

Mondelez Kolaborasi dengan Petani Kakao

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Mondelez International, Inc. berkolaborasi menciptakan pertanian kakao komersial terbesar dan paling berkelanjutan di dunia, yang berlokasi di Indonesia. Proyek ini dibangun berkelanjutan dari OFI, yaitu Cocoa Compass, guna menguji coba berbagai pendekatan yang terukur pada pertanian kakao komersial di masa depan. Berlokasi di pulau Seram, Maluku, proyek kakao ini menggunakan berbagai inovasi

CARI CARA KREATIF LAKUKAN PEREMAJAAN PERKEBUNAN TANPA MENGANDALKAN APBN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Sudah lama banyak komoditas perkebunan perlu peremajaan tetapi karena anggaran pemerintah terbatas, maka yang diremajakan tidak sebanding dengan tanaman tidak menghasilkan tua rusak (TTMTR). “Misalnya untuk karet sejak saya jadi Sekditjen Perkebunan 7 tahun lalu mengusulkan gernas karet, kemudian jadi dirjen dan sekarang sudah pensiun tetap tidak terlaksana,” kata Gamal Nasir, pengamat perkebunan.

INDUSTRI COKELAT SKALA UKM, ALTERNATIF PETANI KAKAO TINGKATKAN NILAI TAMBAH

Jember, Mediaperkebunan.id Produk olahan coklat yang ada di pasar saat ini baik coklat batangan, coklat bubuk dan lain-lain merupakan produk perusahaan besar, bahkan rata-rata perusahaan multinasional. Investasi mereka sangat besar dengan peralatan modern. Hal ini memberikan kesan bahwa investasi olahan kakao harus besar. “Puslitkoka sudah memodifikasi alat pengolahan kakao sehingga bisa dikelola oleh UKM bahkan

PTPN III HOLDING FOKUS PADA HILIR KELAPA SAWIT DAN GULA

Jakarta, Media Perkebunan,id PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding saat ini mempunyai luas areal 1,2 juta ha terdiri dari berbagai macam komoditas. Tidak semua komoditas ini menguntungkan. Tetapi disisi lain tidak semua areal juga dengan mudah diganti komoditasnya meskipun tidak menguntungkan karena faktor agroklimat. Dwi Sutoro, Direktur Pemasaran PTPN III Holding menyatakan hal ini. “Ada