COMODITIES

Alasan Bandung Jadi Tempat Perayaan Harbun 2018

Bandung, Perkebunannews.com – Ketua Panitia Hari Perkebunan ke-61 Dedi Djunaidi menuturkan,.dipilihnya Bandung sebagai tempat penyelenggaraan peringatan Hari Perkebunan (Harbun) ke-61 karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) sangat serius dalam membangun perkebunan. “Gedung Sate merupakan bagian sejarah perjalan perkebunan nasional,” ujarnya dalam pembukaan Hari Perkebunan di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (8/12). Dedi mengatakan, ratusan tahun lalu

Perkebunan Berhasil Kawal Perekonomian Indonesia

Bandung, Perkebunannews.com – Dalam kondisi perekonomian dunia yang sedang sulit, namun Indonesia dikawal dengan keberhasilan perkebunan. Jika pada 2017 komoditas perkebunan berkontribusi terhadap PDB Rp 471 triliun, tahun ini ekspor meningkat pesat. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam peringatan Hari Perkebunan ke-61 tahun 2018 di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (8/12). Turut hadir

44 Sertifikat ISPO Akan Diserahkan di Hari Perkebunan Ke-61

Jakarta, Perkebunannews.com – Sebanyak 44 Sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) akan diserahkan pada puncak Hari Perkebunan ke-61 yang diselenggarakan pada Senin (10/12) di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Direktur Jenderal Perkebunan Bambang akan menyerahkan sertifikat ISPO kepada 44 perusahaan kelapa sawit. Turut hadir pada puncak Hari Perkebunan ke-61 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan

Kaum Muda Sepatutnya Manfaatkan Potensi Perkebunan Secara Optimal

Jakarta, Perkebunannews.com – Sudah sepatutnya kaum muda memanfaatkan potensi perkebunan ini secara optimal sebagai lapangan usaha dan pekerjaannya. Karena nilai komoditas perkebunan sangat tinggi. Bahkan sumbangan devisa terhadap negara mengungguli PDB minyak dan gas. “Baru dengan kelapa sawit saja sebagai salah satu penghasil bahan pangan, bahan industri dan penghasil energi, banyak bangsa lain di dunia

IPS Usulkan Bentuk Kementerian Khusus

Jakarta, Perkebunannews.com – Ketua Umum Indonesian Planters Society (IPS), Zulham S Koto mengungkapkan, salah satu kendala atau penghambat majunya industri pertanian dan perkebunan di tanah air adalah adanya kepentingan antar instansi terkait. Kepentingan-kepentingan inilah yang terkadang justru membuat koordinasi tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, agar Industri Agro dapat berkembang dengan baik, tentunya harus dilakukan

Harga Lada Agustus 2018

Lada Putih Aceh Utara, NAD : 80.000 Bangka Barat, Babel : 51.800 Kuningan, Jabar : 60.000 Klaten, Jateng : 110.000 Sambas, Kalbar : 51.850 Banjar, Kalsel : 60.000 Kukar, Kaltim : 48.400 Jeneponto, Sulsel : 77.000 Mamuju, Sulbar : 57.000 Lada Hitam Aceh Utara, NAD : 45.000 Lampung Timur, Lampung : 30.600 Kuningan, Jabar :

Jawa Tengah Siap Menjadi Penangkar Lada

Jawa Tengah bukan sentra pengembangan lada. Namun sejumlah bibit tanaman rempah berasal Provinsi tersebut, salah satunya bibit tanaman lada. Yogi Dwi Sungkowo salah satu penangkar lada yang berlokasi di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobongan dan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah berhasil mengembangkan bibit lada di lahan seluas 2 hektar. “Jadi saya telah memulai untuk menangkarkan bibit lada

SAP Dukung Kegiatan Indonesia Planters Society di Yogyakarta

Dengan masuknya era industri 4.0, mendorong pelaku perkebunan kelapa sawit harus bisa mengubah mainset pengembangan kebun sawit ke depan. Digitalisasi menjadi sesuatu yang pasti, apalagi saat ini sudah mulai banyak perkebunan kelapa sawit yang menerapkan digitalisasi dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Seminar Nasional Planters Indonesia (SNPI) 2018 menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi planters di

Vanili Indonesia SIap “Naik Kelas”

Ditengah-tengah komitmen pemerintah dalam menggenjot komoditas pertanian, komoditas vanili tidak mau kalah dengan komitmen untuk menaikan kelasnya. Dilema memang jika melihat kondisi komoditas vanili di Indonesia. Bagaimana tidak, meskipun saat ini Indonesia tercatat sebagai penghasil komoditas vanili nomor dua di dunia setelah Madagaskar, tapi kualitasnya masih belum maksimal. Padahal Indonesia pernah menjadi produsen vanili terbesar

BPDP KS Tandatangani Perjanjian Pembiayaan Insentif Biodiesel

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) menandatangani Perjanjian Pembiayaan Pengadaan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Periode Mei-Oktober 2018 antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit dengan Badan Usaha Bahan Bakar Nabati. Penandatangan kerjasama ini merupakan bentuk konsistensi Pemerintah untuk mendukung pembangunan industri sawit yang berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan ketahanan energi. Kerjasama pembiayaan insentif

Komoditas Vanili Krisis Benih

Saat ini komoditas vanili tengah naik daun karena harganya yang cukup menarik, tapi sangat disayangkan ketika masyarakat ingin mengembangkannya, bibit bersertifikat sulit didapat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Perkumpulan Petani Vanili Indonesia (PPVI), Rudy Ginting kepada perkebunannews. Padahal, menurut Rudy, Indonesia telah memiliki varietas unggulan vanili seperti Vania 1,2 dan Alor, Namun kebun-kebun benih yang

RIM TERUS TUMBUH DI TENGAH PERSAINGAN KETAT DAPATKAN TBS

PT. Royal Indo Mandiri yang pada tahun 2010 diakuisisi 100% sahamnya oleh PT Barito Pacific Tbk dengan nilai transaksi mencapai USD 25 juta, saat ini menjadi menjadi induk perusahaan yang mengelola dan mengoperasikan 3 anak perusahaan yang bergerak dalam bisnis perkebunan kelapa sawit. Ferri Alimin, Mills and Commercial Director PT Royal Indo Mandiri menyatakan hal