CENGKEH

BALITBANGTAN DISTRIBUSIKAN 10 JUTA BENIH PERKEBUNAN

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian membagikan 10 juta benih unggul perkebunan kepada masyarakat petani untuk mendorong kejayaan rempah-rempah Indonesia. Kepala Balitbangtan, Muhamad Syakir secara simbolis membagikan benih unggul ini kepada Bupati Bandung, Serang, Wakil Walikota Pagar Alam dan daerah lainnya di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi dalam acara “Inovasi Teknologi Perbenihan Mendukung

Harga Cengkeh Agustus 2018

Sabang, NAD : 85.900 Limapuluh Kota, Sumbar, : 88.950 Kerinci, Jambi : 85.000 Lampung Utara, Lampung : 88.800 Cianjur, Jabar : 100.000 Klaten, Jateng : 112.500 Trenggalek, Jatim : 89.420 Jembrana, Bali : 83.800 Alor, NTT : 95.650 Sinjai, Sulsel : 96.000 Gorontalo : 87.800 Mamuju, Sulbar : 78.000

650 Lebih Tanaman Obat Organik Ada di Kampoeng Djamoe

Di atas lahan seluas 10 hektar setidaknya terdapat 650 lebih jenis tanaman obat, aromatik, dan kosmetik di Kampoeng Djamoe, Cikarang, Jawa Barat. “Ini semua (tanaman) organik dan alami. Tidak ada chemical,” ujar Penanggungjawab Kampoeng Djamoe Heru Wardana kepada Perkebunannews.com. Namun jangan salah. Semua tanaman obat yang ditanam di Kampoeng Djamoe milik Martina Berto itu bukan

Pemerintah Mendorong Kejayaan Rempah Indonesia

Pemerintah mendorong terhadap kejayaan rempah Indonesia. Untuk itu pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), pada 2018 mengalokasikan anggaran cukup besar dalam program pengembangan rempah, seperti pala, lada, cengkeh, dan vanili. “Tahun ini saja dukungan pengembangan pala saja sebanyak 32.250 hektar. Ini terbesar sepanjang sejarah. Tidak pernah kita membantu pala sampai puluhan ribu hektar.

PEMDA DIMINTA SIAPKAN BENIH KOMODITAS UNGGULAN PERKEBUNAN

Pemda diminta fokus pada komoditi perkebunan di daerah masing-masing. Komoditi itu didorong dan dikembangkan menjadi unggulan. Contohnya Sulawesi Tengah fokus pada kakao, kelapa dan cengkeh. Dirjen Perkebunan, Bambang, menyatakan hal ini disela-sela mendampingi kunjungan Komisi IV DPR-RI ke Sulawesi Tengah. “Kita siap dukung daerah yang ingin fokus pada perkebunan, tetapi daerah juga harus menerima program

Tantangan Perkebunan Harus Diatasi Dengan Teknologi

Tantangan perkebunan Indonesia saat ini tidaklah mudah. Perkembangan produksi pertanian dan perkebunan tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Populasi dunia mendekati 10 miliar orang pada tahun 2050. Kebutuhan konsumsi manusia juga meningkat 70 persen. Di sisi lain, perkembangan zaman membutuhkan rumah, lahan untuk industri dan kantor. Sedangkan, lahan perkebunan dan pertanian tidak

PUSLITBANGBUN SIAPKAN BENIH UNGGUL UNTUK TAHUN PERBENIHAN

Perkebunan kopi, kakao dan rempah-rempah di Indonesia saat ini lebih dari 90% merupakan perkebunan rakyat. Salah satu permasalahan utama perkebunan rakyat adalah benih umumnya asalan. Hal ini menyebabkan produktivitas rendah dan sulit ditingkatkan, jenis produksi beragam, relatif rentan terhadap serangan OPT dan umur berproduksi lama. Saat ini Kementerian Pertanian sedang berupaya mengembalikan kejayaan rempah-rempah dan

BALITBANGTAN SIAPKAN BIBIT UNGGUL PERKEBUNAN UNTUK DIBAGIKAN PADA PETANI

Salah satu keberhasilan peningkatan produksi padi dan jagung adalah pemberian benih gratis pada petani. Berkaca pada pengalaman itu Menteri Pertanian sudah menginstruksikan supaya mulai tahun depan bukan padi jagung saja yang digarap tetapi semua komoditi, terutama yang spesifik Indonesia. Cabai dengan gertam cabai pembagian benih juga berhasil baik. Muhammad Syakir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan

Perbanyakan Vegetatif Tanaman Cengkeh Secara Grafting

Tanaman cengkeh termasuk tanaman yang menghasilkan biji. Saat ini perbanyakan cengkeh umumnya dilakukan secara generative dengan biji, oleh karena itu sering ditemukan dalam satu areal pertanaman cengkeh terdapat pohon-pohon yang berlainan produksi bunganya walau pun benihnya berasal dari satu pohon induk. Oleh karena itu untuk memperoleh pertanaman cengkeh yang seragam dalam hal produksi bunganya, maka

Prospek Cengkih 2016 Menjanjikan

Petani cengkih optimistis melihat prospek bisnis di tahun ini. Dengan produksi mencapai 90 ribu ton, pasokan untuk kebutuhan industri rokok dalam negeri dirasakan mencukupi sehingga tidak perlu dilakukan impor. Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) I Ketut Budiman mengatakan, jika cuaca lebih baik dari tahun lalu dengan curah hujan tidak terlalu tinggi produksi cengkeh