BENIH

Memahami Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mutu Benih

Benih yang bermutu dengan pertumbuhan yang baik menjadi prasyarat penting untuk mendukung keberhasilan program pengadaan benih bermutu. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi mutu benih diantaranya adalah faktor genetik, lingkungan tumbuh, pemanenan, proses prosesing benih, periode konservasi, periode simpan, dan saat distribusi. Dengan memahami faktor tersebut diharapkan dapat mempertahankan mutu benih secara optimal ketika saat masak

Nurseri Tebu Demi Hasilkan Benih Unggul Bermutu

SURABAYA, mediaperkebunan.id – Penggunaan benih unggul bermutu bersertifikat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam peningkatan produksi dan produktivitas tebu. Keterjaminan ketersediaan benih unggul bermutu menjadi penting. Dalam kaitan itulah Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) pun kini tengah melakukan pembangunan nurseri tebu di sejumlah kawasan pengembangan komoditas tanaman perkebunan. Salah satunya Nurseri Tebu di Kabupaten

Ditjen Perkebunan Berkolaborasi dengan Puslitkoka Bangunan Nurseri Modern

Surabaya, mediaperkebunan.id – Pada tahun 2022 Direktorat Jenderal Perkebunan melalui Direktorat Perbenihan telah membangun nurseri modern yang berlokasi di Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur Jawa Barat dengan luas 6,7 ha terdiri dari bangunan utama (greenhouse dan shading house) dan calon Kebun Induk. Di tahun 2023 ini operasional nurseri di kelola oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi

Dormansi Benih untuk Meningkatkan Produksi dan Produktivitas Tanaman

Jakarta, mediaperkebunan.id – Ketersediaan benih berkualitas merupakan tahapan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan produktivitas khususnya pada kelompok tanaman berbiji. Pada kelompok ini penggunaan benih (dalam bentuk biji) bermutu pada awal kegiatan penanaman, merupakan salah satu jaminan keberhasilan produksi yang akan dicapai. Uji Perkecambahan biji merupakan salah satu yang harus dilakukan di awal kegiatan uji mutu

PRODUSEN BENIH KELAPA SAWIT HARUS LAKUKAN TRANSFORMASI DIGITAL

Penjualan benih kelapa sawit ilegitim di e commerce mencapai 875.634 pak dengan asumsi 1 pak 100 benih maka 87.563.400 benih ilegitim diserap konsumen. Total utas/berkas yang tercatat di e-commerce 6.511 . Dengan asumsi harga benih Rp8000/butir maka penjualanya mencapai Rp700,507 miliar.

CPOPC Donasikan 102.000 Benih ke Petani di Honduras

Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) bersama produsen benih sawit Indonesia dan Malaysia menyumbangkan total 102.000 benih kecambah kelapa sawit (GS) sebagai solidaritas atas penderitaan petani kecil di Honduras terdampak badai Eta dan Iota.