Jakarta, Mediaperkebunan.id – Berbagai fluktuasi harga lada di pasar dunia pada 10 Desember 2024. Harga diberbagai negara cenderung stabil, hanya pergerakan yang signifikan di Indonesia.
Dikutip dari Vietnam Agriculture Newspaper, secara khusus, harga lada hitam di Lampung, Indonesia, mengalami kenaikan signifikan sebesar 2,02%, mencapai $6.841/ton. Sementara itu, harga lada putih dari Muntok sedikit menurun sebesar 0,08%, menjadi $9.141/ton.
Kenaikan harga lada di Malaysia, lada hitam ASTA Kuching tercatat sebesar $8.300/ton dari harga sebelumnya $8.200/ton. Sedangkan harga lada putih ASTA mengalami penurunan berada di angka $10.400/ton dari $10.500/ton.
Berbeda dengan lada di pasar Brasil dan Vietnam cenderung harga tetap. Brasil dengan lada hitam ASTA 570 dihargai $6.275/ton. Kemudian Vietnam, harga ekspor lada hitam 500 g/l adalah $6.200/ton, dan 550 g/l dihargai $6.500/ton. Lada putih untuk ekspor diperdagangkan pada $9.300/ton.
Hal ini menunjukkan harga lada global saat ini tetap stabil di pasar dunia. Namun, hanya pergerakan harga yang signifikan di Indonesia.
Penguatan USD saat ini mempengaruhi penurunan harga lada. Berdasarkan data terbaru, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), telah naik menjadi 106,16.
Menurut data dari Pusat Statistik Perdagangan Luar Negeri Brasil (Comex Stat), Brasil mengekspor 4.302 ton lada pada bulan November, meningkat 18,8% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, ekspor lada Brasil turun 43,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dengan hasil tersebut, total ekspor lada Brasil selama 11 bulan pertama tahun ini mencapai 57.290 ton, turun tajam 21,8% (15.987 ton) dibandingkan dengan tahun 2023.
Secara keseluruhan, harga lada dunia sebagian besar tetap stabil dan tidak banyak berubah dari bulan sebelumnya. Selasa, (10/12/24).