Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga minyak goreng dan kopi bubuk punya andil besar terhadap timbulnya inflasi bulan Desember 2024.
Tahun 2024 harga rata-rata minyak sawit naik 7,47% dibanding rata-rata tahun 2023. Harga rata-rata tahun 2023 USD886/MT sedang tahun 2024 USD953/MT.
Sedang harga rata-rata kopi tahun 2024 naik 67,45% dibanding harga rata-rata tahun 2023. Harga rata-rata tahun 2023 USD2,63/kg sedang tahun 2024 USD4,4/kg.
Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik menyatakan hal ini.
Tahun 2024 pemerintah kembali melakukan penyesuaian tarif Cukai Hasil Tembakau pada tanggal 1 Januari 2024 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 191/PMK.010/2022 Sigaret Kretek Mesin naik 12%, Sigaret Putih Mesin naik sekitar 12%, Sigaret Kretek Tangan/Sigaret Putih Tangan naik sekitar 3-5%, Sigaret Kretek Tangan Filter/Sigaret Putih Tangan Filter naik sekitar 12%.
Sesuai dengan Permendag nomor 18 tahun 2024, Domestic Market Obligation minyak goreng seluruhnya berbentuk minyakkita (tidak ada lagi berbentuk minyak curah dan CPO sejak 12 November 2024) dan HET minyak curah tidak lagi diatur pemerintah.
Dengan posisi seperti ini maka makanan, minuman dan tembakau memberi andil besar pada inflasi. Inflasi Desember 2024 terhadap November 2024 0,44% dengan inflasi makanan, minuman, tembakau 1,33% dengan andil inflasi 0,38.
Komponen inti yang mengalami inflasi sebesar 0,17% dengan andil inflasi sebesar 0,11%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah minyak goreng, emas perhiasan dan kopi bubuk.