Pangalengan, mediaperkebunan.id – Belum lama ini PTPN I Regional II menggelar ekspor teh berkualitas unggul Leafy Grade Premium OP FO ke Taiwan dan sejumlah negara lainnya.
Teh premium tersebut berasal dari Desa Banjarsari Pengalengan, Bandung Selatan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Menurut Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, seperti dikutip Mediaperkebunan.id dari laman resmi Holding PTP, Kamis (17/7/2025), teh Malabar dinilai sebagai teh premium karena dihasilkan dari cara yang benar.
“Yaitu melalui proses standar memetik teh yang benar atau fine plucking standard, yaitu hanya pucuk dua daun dan tunas yang dipetik secara manual untuk menjaga kesegaran, aroma, dan full body teh,” jelasnya.
Desmanto juga menyoroti keunggulan Teh Malabar yang tumbuh di ketinggian 1.400-1.600 meter di atas permukaan laut (DPL) dan menghasilkan pucuk bunga atau floral notes dan body kaya yang memicu rasa eksklusif.
Sekadar mengingatkan saja, peluncuran ekspor teh Malabar itu sendiri dirancang sebagai sebuah perjalanan emosional melalui “Lorong Sejarah”, yaitu para tamu undangan diajak menyelami jejak panjang Teh Malabar.
Lorong ini menampilkan foto-foto dokumenter pemetik teh dari masa lalu, artefak tradisional seperti keranjang panen, serta sertifikat mutu internasional HACCP dan ISO22000.
Konsep “Sustainabilitea” juga diterapkan, yang berarti praktik agronomi ramah lingkungan yang menjamin keamanan pangan dan higienitas teh dari daun hingga seduhan.
Nuansa semakin hidup dengan alunan musik kacapi suling yang mengiringi degustasi teh premium, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.
Tema “A Cup of Truth, A Sip of Heritage” dipilih dalam acara pelepasan ekspor Teh Malabar karena menjadi benang merah yang mengikat seluruh acara.
Setiap cangkir Teh Malabar tidak hanya menyajikan rasa, tetapi juga cerita tentang integritas proses budidaya dan warisan budaya yang diwariskan turun-temurun.
PTPN I berkomitmen untuk terus meningkatkan daya saing di pasar global melalui inovasi, perluasan jaringan ekspor, dan praktik pertanian berkelanjutan.
Acara peluncuran ekspor teh itu dihadiri oleh jajaran Direksi PTPN I, pejabat lokal, serta mitra strategis.
Prosesi simbolis pecah kendi dan segel kontainer menjadi puncak acara, menandai dimulainya pengiriman perdana teh premium ini ke Taiwan.
Dengan langkah ini, PTPN I semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri teh premium skala nasional dan kelas dunia.
Diharapkan, langkah awal ini akan menjadi permulaan yang membawa keberkahan dan kemajuan berkelanjutan bagi PTPN I dan akan membuka peluang lebih luas bagi teh premium Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
Di tempat terpisah, Sekretaris Perusahaan PTPN I – Aris Handoyo menambahkan bahwa “Proses Bisnis yang dijalankan PTPN I selalu berkomitmen mengimplementasikan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Termasuk pada acara pelepasan ekspor teh aktivitas on farm dan off farm komoditi teh hingga proses packing serta pemasaran produk teh memperhatikan aspek ramah lingkungan, sosial dan regulasi yang berlaku.