Jakarta, mediaperkebunan.id – Apical melakukan aksi penanaman 3.500 mangrove dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2024.
Pengolah minyak nabati berkelanjutan, Apical melalui PT Asianagro Agungjaya (PT AAJ), menanam 3.500 mangrove di dua lokasi, yaitu di Pantai Indah Kapuk (PIK), Kecamatan Penjaringan, dan di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara
Apical berkomitmen mendukung Pemerintah Indonesia dalam rehabilitasi mangrove dengan target 600.000 hektar secara nasional pada tahun 2024.
Kegiatan ini juga merupakan hasil dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (DPHK) dan PT AAJ, tentang Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Pemberdayaan Masyarakat di Hutan Kota Wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Mohammad Ridwantoro, Safety, Health, and Environment (SHE) PT AAJ, mengatakan, “Pada momentum Hari Mangrove Sedunia ini kami menanam di dua lokasi secara serentak, yaitu 3.000 mangrove di Blok Elang Laut, PIK, dan 500 mangrove di Hutan Kota Rorotan. Kegiatan ini juga merupakan salah satu perwujudan dari komitmen keberlanjutan Apical2030 yang termasuk dalam pilar kedua, yakni Aksi Iklim yang bertujuan untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.”
Kepala Satuan Pelaksana Taman dan Hutan Kota Kecamatan Cilincing, Mardanus Pasaribu, yang turut hadir dalam kegiatan penanaman di Hutan Kota Rorotan, Cilincing, mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi Apical yang secara konsisten melestarikan ekosistem mangrove.
“Kami sangat mengapresiasi PT AAJ atas kontribusinya dalam melestarikan ekosistem mangrove melalui aksi penanaman yang telah dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah kami di Cilincing. Kami berharap perusahaan lain dapat mengikuti jejak PT AAJ untuk turut aktif melestarikan ekosistem mangrove,” kata Mardanus.
Selama empat tahun terakhir, Apical Marunda secara aktif dan progresif melakukan aksi penanaman mangrove di pesisir Jakarta Utara dengan total lebih dari 17.100 mangrove dan akan bertambah setiap tahunnya.
Apical juga akan melanjutkan aksi penanaman mangrove melalui unit bisnisnya di Dumai, Riau, pada 3 Agustus 2024 mendatang, sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan ekosistem mangrove di seluruh wilayah operasionalnya.
Hari Internasional untuk Konservasi Ekosistem Mangrove diperingati setiap tahun pada 26 Juli dan diinisiasi oleh UNESCO sejak 2015, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem mangrove serta mempromosikan solusi untuk pengelolaan, konservasi, dan pengelolaan yang berkelanjutan.