Harga TBS Sawit Bangka Tengah Relatif Stabil, Angka Tertinggi Tembus Rp3.100 per Kilogram

Harga TBS Sawit Bangka Tengah Relatif Stabil, Angka Tertinggi Tembus Rp3.100 per Kilogram

Bangka Tengah, mediaperkebunan.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah mengeluarkan rilis terbaru mengenai perkembangan harga TBS sawit Bangka Tengah per Senin (22/6/2026). Secara umum, grafik harga komoditas unggulan ini terpantau kokoh di posisi stabil, dengan nilai jual maksimal bertahan pada level Rp3.100 per kilogram di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Secara umum, iklim transaksi kelapa sawit di daerah ini berada dalam kondisi aman dan stabil. Kendati demikian, fluktuasi tipis terpantau pada pasar swadaya, di mana rerata harga di tingkat pekebun non-mitra untuk area Kecamatan Koba mengalami penurunan minor sebesar Rp10 per kilogram.

Berdasarkan rilis infografis dari akun resmi dpkp.bangkatengahkab.go.id. posisi harga teratas di tingkat korporasi dipegang oleh PT Putera Bangka Tani (PBT) yang beroperasi di Desa Belilik dengan nilai Rp3.100 per kilogram. Angka ini tidak mengalami fluktuasi dibandingkan dengan periode hari sebelumnya.

Kondisi pasar yang tidak bergerak ini juga diikuti secara seragam oleh tiga perusahaan pengolahan sawit besar lainnya di Bangka Tengah. Ketiga korporasi tersebut menetapkan harga beli sebagai berikut:

  • PT Bangka Agro Mandiri (BAM) di Desa Pinang Sebatang: Konsisten mematok harga Rp3.050 per kilogram.
  • PT Perlang Sawitindo Mas (PSM) di Desa Perlang: Bertahan pada nominal Rp3.030 per kilogram.
  • PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) di Desa Kemingking: Mengunci harga beli di angka Rp3.000 per kilogram.

Dinamika berbeda terlihat pada sektor hilir pekebun mandiri atau non-mitra yang dipantau langsung oleh Petugas Informasi Pasar Kecamatan. Dari total enam wilayah kecamatan di Bangka Tengah, hanya Kecamatan Koba yang mencatatkan perubahan kurva.

Di Kecamatan Koba, harga beli TBS swadaya tergerus tipis dari yang semula Rp2.867 menjadi Rp2.857 per kilogram.

Sebaliknya, lima kecamatan lainnya dilaporkan bebas dari gejolak harga dan bertahan pada posisi aman:

  • Kecamatan Namang memimpin pasar swadaya dengan harga Rp2.867 per kilogram.
  • Kecamatan Pangkalan Baru dan Kecamatan Simpangkatis menunjukkan nilai yang identik, yakni kompak berada di level Rp2.827 per kilogram.
  • Kecamatan Lubuk Besar mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp2.820 per kilogram.
  • Kecamatan Sungaiselan menempati posisi terendah pada pekan ini dengan harga Rp2.800 per kilogram.

Otoritas pemerintah daerah melalui DPKP Bangka Tengah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan pemutakhiran data secara transparan. Langkah ini krusial dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dan informasi bagi para petani lokal agar terhindar dari potensi permainan harga oleh spekulan di lapangan.