Jambi, mediaperkebunan.id – Kontraksi harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sepanjang pekan lalu berdampak pada penetapan harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit mitra plasma di seluruh Provinsi Jambi.
Hal tersebut bisa diketahui, seperti keterangan resmi yang diterima Media Perkebunan, kemarin, dari proses penetapan harga TBS mitra plasma yang diumumkan oleh pihak Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi.
Dalam penetapan tersebut diketahui kalau harga TBS mitra plasma dari usia tanam 10-20 tahun telah mengalami penurunan sebesar Rp 62,87 per kilogram (Kg).
Meskipun turun, tetapi faktanya harga TBS mitra plasma Jambi untuk usia tanam 10-20 tahun masih relatif kuat dan berada di level Rp 3.720-an per Kg.
Kemudian, secara keseluruhan memang harga TBS dari seluruh usia tanam masih sangat kuat, rata-rata berada di level Rp 3.100 per Kg, kecuali TBS usia tanam 3 tahun yang turun menjadi di level Rp 2.910-an per Kg Untuk periode yang sama, Disbun Jambi menetapkan harga penjualan CPO per Kg untuk sepekan ke depan sebesar Rp 15.256,34, inti sawit atau palm kernel Rp 11.324,75, dan besaran persentase Indeks K 94,75 persen.
Berikut ini penetapan harga TBS mitra plasma Jambi untuk periode 20 – 26 Desember 2024:
- 3 tahun: Rp 2.914,76
- 4 tahun: Rp 3.108,56
- 5 tahun: Rp 3.251,87
- 6 tahun: Rp 3.387,94
- 7 tahun: Rp 3.473,47
- 8 tahun: Rp 3.547,02
- 9 tahun: Rp 3.617,06
- 10-20 tahun: Rp 3.728,39
- 21-24 tahun: Rp 3.616,05
- 25 tahun: Rp 3.449,85
Demikian info harga TBS Mitra Plasma Jambi periode 20-26 Desember 2024.