Tag: tembakau

TP2V Meloloskan Sepuluh Varietas Baru Tanaman Perkebunan

Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan (TP2V) meloloskan sepuluh varietas tanaman perkebunan. Kesepuluh varietas itu masing-masing dua tanaman tebu, tembakau (2), kelapa dalam (2), kelapa sawit, kapas, sagu, dan teh. Sidang yang berlangsung hingga di Depok, Jawa Barat, Kamis (2/11) itu dipimpin Direktur Perbenihan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Muhammad Anas, dihadiri anggota TP2V antara lain Direktur

Lombok Siap Menjadi Daerah Benih Tembakau

Lombok – Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha termasuk meningkatkan produksi tembakau di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebab saat ini sudah ada PT Benih Mas Indonesia mampu menghasilkan benih tembakau virginia sejak tahun 2014. Artinya melalu perusahaan tersebut maka petani atau perusahaan rokok sudah tidak lagi bergantung impor biji tembakau khususnya dari Brazil.

Menurunnya Produksi Rokok Menurunkan Penerimaan Cukai

Ada sebab ada akibat, begitulah yang terjadi pada menurunnya penerimaan cukai. Menurunnya penerimaan cukai bukanlah tanpa sebab, tapi karena menurunnya produksi rokok nasional. “Jadi memang produksi rokok menurun 6 miliar batang dari tahun 2015 yang sebesar 348 miliar batang jadi 342 miliar batang atau ini setara dengan minus 1,67%. Tahun 2016 memang lebih rendah dari

Harga Rokok Naik, Rokok Ilegal Meningkat

Pemerintah resmi akan menaikan harga Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rokok yang berimbas kepada naiknya harga rokok di tingkat konsumen, tapi ternyata kenaikan harga rokok tersebut justru memicu masuknya rokok illegal. Perlu menjadi catatan penting bahwa dengan tingkat cukai saat ini saja, perdagangan rokok Ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun

Industri Rokok Siap Mendorong Petani Tembakau

Sudah bukan rahasia lagi bahwa tembakau dan cengkeh Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dari negara luar, namun diakui bahwa kedua komoditas tesebut produktivitasnya masih rendah. Melihat hal itu maka PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) siap mendorongnya agar lebih baik. Melihat hal ini, Sampoerna siap mendorong produktivitas petani tembakau dan cengkeh mengingat sebagai salah satu pembeli

Sejak Kapan Kemenkes Mengurusi Pertanian?

Mengapa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengurusi soal pertanian? Padahal petani tembakau berhak memilih dan menanam komoditas sesuai dengan kondisi topografi di daerah mana petani tinggal.Sebab petani dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. “Jadi, jangan paksa petani tembakau untuk beralih ke tanaman lain. Sebab petani mempunyai hak terhadapkomoditas apa yang akan ditanamnya,”

Yuk Mengenal Tembakau Indonesia

Tahukah Anda bahwa Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil tembakau terbaik dunia? atas dasar itulah Museum Tembakau di Jember, Jawa Timur didirikan. Belakangan ini merebaknya wacana akan menaikan cukai rokok yang berdampak kepada lesunya petani tembaku. Namun jika Anda melihat kebelakang, ternyata Indonesia sudah dikenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbaik didunia. Satu diantaranya

Petani Tembakau Protes Wacana Kenaikan Rokok

Para petani tembakau berang terkait wacana kenaikan harga rokok yang mencapai Rp 50 ribu per bungkus. Karena isu yang digulirkan sekolompok anti tembakau itu tidak menyadari akibatnya bagi petani tembakau. Wacana kenaikan rokok setinggi langit itu dinilai hanya menciptakan kegaduhan. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmudji menegaskan bahwa provokasi menaikkan harga rokok hingga

DPR : Ada Kepentingan Asing Dibalik Isu Naiknya Harga Rokok

Jakarta – Berbagaicara terus dilakukan oleh negara asing untuk mematikan komoditas strategis di Indonesia, diantaranya yaitu usulan menaikan harga rokok dengan tujuan mematikan komoditas tembakau di Indonesia. “Jadi harus dilihat kembali apa tujuan kampanye anti rokok. Jangan-jangan hal tersebut ada maksud dan tujuan dari (negara) asing,” himbau Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. Sebab, menurut

Petani, Industri dan Jokowi Menolak FCTC

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) mengapresiasi sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak memprioritaskan mengaksesi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Dalam rapat kabinet terbatas yang berlangsung di Istana Presiden pada Selasa (14/6) kemarin, Presiden menyatakan Pemerintah tidak akan mengikuti tren internasional

AMTI : Mentan Jangan Hanya Urusi Pajale

Seorang Menteri Pertanian (Mentan) bukanlah hanya mengurusi produksi pangan (padi, jagung, dan kedelai atau pajale) saja. Tapi juga harus bisa berfikir bagaimana untuk menjaga seluruh komoditas pertanian apalagi telah terbukti memberikan banyak manfaat seperti perkebunan. Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), Budidoyo menyayangkan sikap Mentan yang hanya mengurusi pajale atau tidak peduli terhadap nasib

Produktivitas Meningkat Ekonomi Petani Terangkat

Memang benar sejehtera atau tidaknya petani tergantung dari produktivitas tanamannya dan harga dari komoditas tersebut. Artinya jika ingin mensejahterakan petani maka tingkatkanlah produktivitasnya dan belilah dengan harga yang tinggi. Sungguh miris melihat komoditas tembakau. Bagaimana tidak pajak yang dihasilkan dari produk turunan tembakau yang cukup tinggi, tapi dari dana yang masuk dari pajak tersebut hanya