Tag: p-news

Kementan Gencar Ajak Petani Percepat Masa Tanam

Sukabumi, Mediaperkebunan.id Demi akselerasi program Upaya Khusus (UPSUS) luas tambah tanam (LTT) padi nasional tahun 2023, Kementerian Pertanian terus mendorong petani agar segera melakukan gerakan percepatan tanam padi, termasuk di Sukabumi, Jumat (8/12). “Fokus kerja dalam satu tahun ke depan adalah memperkuat produksi berbagai komoditas strategis seperti padi dan jagung,” ujar Andi Amran Sulaiman, Menteri

Perkebunan Tingkatkan Ekonomi Nasional

Pasuruan, mediaperkebunan.id – Direktorat Jenderal Perkebunan terus berupaya mengembalikan kejayaan perkebunan Indonesia, tentu dalam pengembangannya butuh kolaborasi bersama antara pemerintah dengan semua insan perkebunan. Hal ini untuk meningkatkan kualitas mutu komoditas perkebunan yang bernilai tambah dan berdaya saing. “Kolaborasi antar pihak dalam membangun perkebunan melalui program Perkebunan Partisipatif (PASTI) perlu terus dilakukan dan dioptimalkan, untuk

Kementan Sigap Kendalikan OPT dan Karlabun

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta kepada seluruh jajarannya untuk sigap mengantisipasi hadapi dampak EL Nino dan perkuat sektor pertanian termasuk perkebunan. Dampak El Nino akan sangat besar jika tidak dilakukan penanganan dengan baik, karena selain memicu serangan hama dan penyakit (organisme pengganggu tumbuhan/OPT), dan juga kebakaran di lahan perkebunan

Kementan Sigap Antisipasi El Nino Jaga Keberlanjutan Produksi

MAMUJU, mediaperkebunan.id – El Nino masih menjadi tantangan besar bagi produksi pertanian maupun perkebunan. Hal ini karena berdampak signifikan terhadap persebaran berbagai penyakit dan hama, yang dapat merusak tanaman dan mengurangi hasil panen, serta kesejahteraan pekebun. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta seluruh jajarannya agar sigap antisipasi hadapi EL Nino dan perkuat sektor

Self Reporting Siperibun Lanjut ke Medan

Medan, mediaperkebunan.id – Usai melakukan sosialisasi self reporting tata kelola kelapa sawit beberapa waktu lalu di Palangkaraya, kini Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan kembali melakukan sosialisasi lanjutan, kali ini di Medan, Sumatera Utara. “Kelapa sawit terbukti terus bertahan menjadi penopang komoditas ekspor pertanian Indonesia, walau diterpa berbagai isu kampanye hitam. Untuk memperkuat kelapa sawit Indonesia,

Dirjen Perkebunan Konsisten Monitoring dan Evaluasi Nurseri Perkebunan  

Cianjur, mediaperkebunan.id – Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian terus bergerak mengembangkan industri perkebunan dengan dibangunnya nurseri perkebunan modern. Dirjen Perkebunan kembali monitor dan melakukan evaluasi terhadap nurseri modern perkebunan di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur sebagai upaya persiapan nantinya diresmikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Nurseri perkebunan modern Gekbrong nantinya akan menampung beberapa benih komoditas perkebunan

Ditjen Perkebunan Pertajam Kegiatan Sub Sektor Perkebunan

Bogor, mediaperkebunan.id – Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2024, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan mengadakan Kegiatan Penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2024 untuk satker daerah dan Pusat lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan. “Target pengembangan komoditas perkebunan yang menjadi prioritas nasional ini telah ditetapkan dalam Trilateral Meeting antara Kementerian Pertanian-Kementerian Keuangan-Bappenas sehingga menjadi acuan dalam penyusunan RKAKL...

<strong>Kolang Kaling Pereda Rematik</strong>

JAKARTA, mediaperkebunan.id &#8211; Nyeri rematik banyak menyerang kaum hawa terutama berusia lanjut. Penyakit inflamasi kronis yang paling sering ditemukan pada sendi ini menjadi sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kolang kaling ternyata dapat meredakannya. Ini caranya. Penyakit autoimun ini terjadi pada lapisan persendian mengalami peradangan sehingga menyebabkan rasa nyeri, kekakuan, kelemahan, kemerahan, bengkak dan panas. Rematik dapat

UMKM Mampu Manfaatkan Digital Marketing

PADANG, mediaperkebunan.id – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mampu bertahan adalah yang mampu mengadaptasikan bisnisnya dengan produk-produk inovasi. UMKM juga mampu memanfaatkan penjualan melalui marketing digital. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah di sela-sela perayaan Kegiatan Pekan Petani Nelayan Nasional di Padang, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.