KARET

Dibayangi krisis ekonomi global, penurunan ekspor karet SUMUT semakin dalam

Medan, Mediaperkebunan.id Realisasi ekspor karet dari Sumatera Utara untuk pengapalan November 2022 menurun 17,5% menjadi 20.237 ton MoM dibandingkan Oktober 2022. Realisasi ini semakin masih jauh dari rata-rata ekspor bulanan sekitar 38-40 ribu ton. Sedangkan untuk periode 1 tahun, ada penurunan 3,1% YoY menjadi 363.296 dibandingkan periode NoV-2020 s/d Oct-2021. Sekretaris Eksektutif GAPKINDO Sumut, Edy

MESKIPUN HARGA TURUN, PRODUKTIVITAS KARET TETAP HARUS DITINGKATKAN

Palembang, Mediaperkebunan.id Karet alam masih dan akan tetap menjadi komoditas strategis yang secara teknis tidak tergantikan oleh karet sintetis, namun melambatnya pertumbuhan ekonomi global telah menurunkan permintaan dan harga karet alam. Harga karet TSR 20 rata-rata di bulan September 2022 mencapai US$ 1,33, diproyeksi menurun hingga ke US$ 1,23 per Kg hingga September 2023. Demikian

GAPKINDO MINTA PEMERINTAH FOKUS PADA PEREMAJAAN KARET RAKYAT

Jakarta, Mediaperkebunan id. Bagi industri karet saat ini yang utama perlu diupayakan adalah meningkatkan pasokan bahan baku. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan pasok bahan baku akibat terus menurunnya produksi karet nasional. Alex K Edi, Ketua Umum GAPKINDO (Gabungan Pengusaha Karet Indonesia) menyatakan hal ini pada Mediaperkebunan.id Upaya ini diharapkan akan menjamin keberlanjutan eksistensi karet alam

KARET YANG TERTAHAN DI KAPAL FEEDER MV MATHU BHUM DILANJUTKAN EKSPORNYA

Medan, Mediaperkebunan.id Sekretaris Eksekutif GAPKINDO SUMUT – Edy Irwansyah mennyampaikan bahwa 17 kontainer produk karet yang sebelumnya ikut tertahan Kapal Feeder MV Mathu Bum memilih untuk melanjutkan ekspornya. Kalau semuanya berjalan lancar maka diperkirakan setidaknya Minggu 7 Agustus 2022 sekitar pukul 5 sore berlayar menuju transhipment port di Port Klang. Pasca tertahannya kapal Feeder MV

PABRIK BAN DUNIA PERTANYAKAN KEPASTIAN EKSPOR KARET SUMUT YANG TERTAHAN

Medan, Mediaperkebunan.id Sebanyak 34 kontainer minyak goreng yang akan diekspor ke luar negeri tujuan Singapura saat ini masih diamankan TNI AL melalui KRI Karotang 872 di Perairan Belawan. Bersama dengan produk sawit inilah produk karet dari SUMUT yang diangkut oleh kapal feeder Mathu Bhum V298E pada 4 Mei 2022 hingga sekarang sudah 52 hari tertahan.

Ekspor Karet SUMUT ikut tertahan bersama produk sawit di Kapal Mathu Bhum V298E

Medan, Mediaperkebunan.id Kapal Mathu Bhum V298E berbendera Singapura yang ditahan di Pelabuhan Belawan karena diduha membawa 34 kontainer sawit, meskipun larangan ekspor sudah dicabut saat ini masih tertahan. Kapal itu tidak hanya membawa kelapa sawit tetapi juga karet dan sayur. “Komoditi karet untuk pengapalan bulan Mei ikut tertahan di kapal itu sebanyak 17 kontainer (342,72

Permintaan terus berkurang, Ekspor Karet SUMUT Menurun Tajam

Medan, Mediaperkebunan.id Volume ekspor karet Sumatera Utara bulan Mei anjlok sangat tajam. Pada tahun 2021 penurunan yang tajam juga terjadi pada bulan Mei, tapi pada saat itu penurunan volume diakibatkan banyaknya delay shipment karena kelangkaan kontainer. Eddy Irwansyah, Sekretaris Eksekutif GAPKINDO Sumut menyatakan hal ini. Volume eskpor Mei 2022 anjlok 17,6% menjadi 26.051 ton dibandingkan

Permintaan Berkurang, Ekspor Karet SUMUT kembali Anjlok

Medan, Mediaperkebunan.id Kinerja ekspor karet SUMUT hingga saat ini cenderung menurun. Pengapalan pada Januari dan Pebruari terjadi penurunan 18% dan 12%, kemudian terjadi kenaikan 18% pada pengapalan Maret. Namun, pada April kembali anjlok mencapai 6,6% sehingga volume ekspor menjadi 31.633 ton. Edy Irwansyah, Sekretaris Eksekutif GAPKINDO Sumut menyatakan hal ini. Bila dilihat total volume ekspor

PUSAT PENELITIAN KARET : PERCEPAT PEREMAJAAN KARET RAKYAT

Banyuasin, Mediaperkebunan.id Produktivitas karet nasional saat ini berada pada kisaran 1 ton/ha. Masih terdapat cukup ruang untuk meningkatkan produktivitasnya menjadi sekitar 2 ton/ha sesuai dengan potensi klon-klon unggul hasil rakitan pemulia tanaman Pusat Penelitian Karet Indonesia (PPK). Suroso Rahutomo, Kepala Pusat Penelitian Karet Indonesia, PT Riset Perkebunan Nusantara menyatakan hal ini. Peningkatan produktivitas akan meningkatkan

MARET, EKSPOR KARET SUMUT MEMBAIK

Medan, Mediaperkebunan.id Setelah Januari dan Februari lalu kinerja ekspor karet Sumatera melemah karena penurunan volume yang tajam, akhirnya ekspor untuk pengapalan Maret memperlihatkan perbaikan yang menggembirakan. Edy Irwansyah, Sekretaris Eksekutf GAPKINDO Sumut menyatakan hal ini. Volume ekspor Maret sebesar 33.882 ton atau naik 18,1% dari bulan sebelumnya. Kenaikan ini seiring dengan naiknya demand dan semakin

Ekspor Karet SUMUT Februari Anjlok Kembali

Ekspor karet dari Sumatera Utara untuk pengapalan Februari 2022 turun 11,99% menjadi 28.698 ton dibandingkan bulan sebelumnya. Januari dan Februari ini kinerja ekspor karet Sumatera Utara melamah karena terjadinya penurunan volume yang tajam. Edy Irwansyah, Sekretaris Eksekutif GAPKINDO Sumut menyatakan hal ini. Penurunan volume ekspor ini masih disebabkan lemahnya demand (permintaan dari end user berkurang)

DITJENBUN BENTUK DAN PERKUAT UPPB

Jambi, Mediaperkebunan.id Permasalahan karet saat ini adalah produktivitas rendah (1,025 ton/Ha/tahun), kualitas bokar rendah (KKK 50-60%), masalah transportasi, kelembagaan petani karet lemah. Salah satu solusi Ditjen Perkebunan untuk mengatasinya adalah pembentukan dan penguatan Unit Pengolah dan Pemasaran Bokar (UPPB). Suprihartono, Koordinator Pengolahan, Diektorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjenbun menyatakan hal ini pada pertemuan evaluasi