Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Bila di bandingkan dengan mitra plasma, nasib berbeda terjadi pada penetapan harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit mitra swadaya di Provinsi Riau untuk periode 8-14 Januari 2025.
Hal tersebut di ungkapkan oleh Katimin, salah satu petani sawit yang ikut dalam setiap rapat penetapan harga TBS mitra plasma dan swadaya di Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, kepada Media Perkebunan, Selasa (7/1/2025).
Kata dia, perbedaan tersebut terletak pada tidak ada atau nihilnya informasi terkait perkembangan harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari 9 perusahaan sawit yang menjadi mitra dari para petani swadaya di Provinsi Riau sepanjang pekan sebelumnya.
“Itu yang harga TBS produksi para petani sawit mitra swadaya (tetap seperti periode sebelumnya karena – red) enggak ada perubahan dari minggu lalu. Ini di sebabkan karena 9 perusahaan mitra swadaya enggak ada penjualan (CPO dan kernel -red),” kata Katimin.
Dengan demikian, maka harga pembelian TBS mitra swadaya Riau untuk periode 8-14 Januari 2025 sama persis dengan penetapan harga TBS mitra swadaya pada periode 25 Desember 2024 – 7 Januari 2025.
- 3 tahun Rp 2.794,67
- 4 tahun Rp 3.119,82
- 5 tahun Rp 3.351,61
- 6 tahun Rp 3.481,67
- 7 tahun Rp 3.559,51
- 8 tahun Rp 3.602,95
- 9 tahun Rp 3.614,47
- 10-20 tahun Rp 3.575,01
- 21 tahun Rp 3.513,11
- 22 tahun Rp 3.442,33
- 23 tahun Rp 3.361,87
- 24 tahun Rp 3.301,04
- 25 tahun Rp 3.251,00
Indeks K : 93,30 persen
BOTL : 0,47
CPO Rp 14.818,15 per Kg
Palm Kernel : Rp 11.959,00 per Kg Cangkang : Rp 34,75 per Kg